Wednesday, September 09, 2009

Monday, September 07, 2009

The Ending of GII HIT Immanuel

Pandangan Umum

Saya memang tidak tahu banyak tentang intern-nya Immanuel (baca rayon), tetapi secara pribadi saya sebagai jemaat yang lihat dari luar, saya katakan secara de facto GII HIT Immanuel sudah berakhir, hal ini saya katakan dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pihak yang tidak sependapat dengan saya.

Walaupun dengan solusi untuk menjaga eksistensi daripada GII Immanuel yaitu dengan cara menggabungkannya dengan mekarwangi dan membangun sebuah gedung gereja baru.

Rencana untuk menyatukan "melikuidasi" atau apapun istilah-nya memang sudah ada sejak awal Tahun 2009, hanya saja kejadian gempa yang terjadi tgl 02 Sept 2009, sungguh-sungguh menjadi sebuah "vonis" yang tidak bisa diperdebatkan lagi bagi keberadaan GII Immanuel, karena dari gedung kebaktian sudah tidak memenuhi syarat untuk dipakai akibat gempa tersebut.

Thursday, September 03, 2009

BAPA ku Datang Pada MU


Log :
03 Sept 2009 Booking posting dulu
14 Okt 2009 malam buat partiture
15 Okt 2009 pag1 posting partiture

ALLAH di Sini

Log:
03 Sept 2009 - Booking posting dulu
11 Okt 2009 malam - buat partiture
12 Okt 2009 pagi - posting partiture

DIA-lah Segalanya


Log :
12 Nov 2009 comment
09 Nov 2009 posting partiture
08 Nov 2009 malam buat partiture
03 Sept 2009 Booking posting dulu

Walaupun urutan lagu "DIA-lah Segalanya " bukan urutan yang terakhir, tetapi justru lagu ini adalah lagu yang paling akhir aku posting dari 4 rangkaian lagu kebaktian doa terakhir di Immanuel. Proses pe-ngetikan, editing-nya, yang cukup sulit memakan waktu dan space, karena dipercantik dengan penambahan isian.

Tiga lagu lainnya adalah :
BAPA ku Datang Pada MU, ALLAH di Sini, Kasih YESUS.

Ke empat lagu ini mempunyai kenangan yang indah dan merupakan lagu kebaktian doa terakhir yang aku mainkan di GII HIT Immanuel.

Thanks :
Bapa di Sorga yang telah memberi aku kesempatan yang manis ini untuk membawakan lagu tersebut.
Ko Ferly yang telah mempercantik lagu-lagu tersebut dan mempersiapkan saya.
Juga untuk setiap orang yang telah membantu dan hadir pada hari itu.

Kasih YESUS

Log:
03 Sept 2009 - Booking posting dulu
11 Okt 2009 malam - buat partiture
12 Okt 2009 pagi - posting partiture

Kebaktian Doa, 02 Sept 2009

Hari Rabu 02 Sept 2009 ini adalah hari yang istimewa, hari dimana untuk pertama kali-nya saya menjadi pemain keybord untuk mengiringi kebaktian doa. Ini adalah performace ke tiga saya didepan publik.

Saya mengiringi empat lagu an :
  • Bapa ku Datang PadaMU
  • ALLAH di sini
  • DIA-lah segalanya
  • Kasih YESUS
Waktu untuk mempersiapkan lagu-lagu tersebut sekitar 1 bulan dan dalam setiap doa saya tidak lupa juga minta pertolongan dari TUHAN untuk mempersiapkan dan menguatkan saya.

Waktu semakin dekat ke hari dimana saya harus tampil, perasaan semakin gelisah, khawatir, gugup semakin memuncak. Aduh bagaimana ya nanti penampilan dan permainan keybord saya di sana didepan orang-orang, apakah saya bisa melayani TUHAN dengan baik? Dalam pertolongan TUHAN saya juga mendapatan kekuatan motivasi, visi dan misi dalam pelayanan.

Empat jam sebelum penampilan saya, ternyata terjadi gempa besar, sungguh mengkhawatirkan dan menakutkan. Akhirnya tiba juga waktu aku mengiringi lagu di kebaktian doa, aku sempat bertanya sama mc-nya kira-kira besar mana kekhawatiran, kecemasan saya tampil di depan main keybord atau saat gempa menggoncang kami semua.

Puji TUHAN, berkat pertolongan TUHAN, and thanks to guru les saya, bantuan latihan dari mc sebelum acara dimulai, dan saudara-saudara jemaat, akhirnya semua itu bisa berlangsung dan berhasil di lalui dengan baik.

Tema kebaktian doa-nya "Masih Adakah Mukzijat Terjadi" ayat 1 Raja-raja 17:7~16; 17:24 Thanks buat pengkhotbahnya. Dalam kebaktian doa tersebut banyak sekali berkat yang di dapat, kami bersama-sama bersyukur, berdoa dalam pergumulan, bersama-sama memohon kepada TUHAN.

Terima Kasih, TUHAN YESUS, juga untuk orang-orang yang telah berpartisipasi dalam kebaktian doa ini.

Wednesday, September 02, 2009

Gempa 7.3 Scala Richter, 02-Sept-2009

Rabu, tgl 02 September 2009 sekitar jam 14.55 ~ 15.00, terjadi gempa besar sekitar 7.3 sr.

Waktu itu aku berada di dalam kantor dan sedang memasukan data ke komputer, tiba-tiba terasa ada getaran, mungkin seperti kalau ada truk besar lewat begitu kira2 getarannya.

Mulanya getarannya kecil saja, jadi tidak mendapat perhatian, kemudian getarannya mulai membesar, kemudian mengecil sesaat, terus membesar lagi dan sangat besar tak tertahankan lagi dan sudah sangat menghawatirkan, orang-orang berlari dan berhamburan keluar.

Aku juga tidak tahan lagi, kaca-kaca sudah mulai berbunyi, aku ikut lari, panik-takut, jalan yang di pijak terasa bergelombang dan tidak stabil padahal kita tahu tanah yang dipijak adalah tanah yang solid, tapi waktu itu sudah tidak lagi. Kaki terasa lemas, kepala pening. Aduh TUHAN mungkinkah mau kiamat ?

Sampai di lapangan depan kantor, sungguh menakjupkan kekuatan gempanya terlihat jelas pada bus elf, sedan bmw yang terparkir seperti mainan anak-anak saja di goyang-goyang, maju mundur.

Kami sangat merasakannya, ada yang berzikir, ada yang tidak tahu harus bagaimana, kulihat juga diantaranya ada bos saya juga terbirit-birit keluar dari kantornya, larinya paling cepat hee... hee...

Ini adalah gempa yang terkuat sepanjang yang pernah saya alami.

Ya TUHAN sepertinya penggenapan dalam Alkitab sudah di mulai.